Posted on

Cara Mengobati Eksim Kering dan Eksim Basah

Cara Mengobati Eksim Kering dan Eksim Basah, Apakah anda pernah mendengar kata eksim? Eksim merupakan penyakit kulit. Walaupun eksim bukanlah istilah medis/kedokteran tapi tak jarang banyak orang yang masih merasa sulit untuk mengetahui apakah eksim itu. Padahal ada banyak orang yang mengalami eksim dan tahu cara mengobati eksim tanpa harus ke dokter karena mereka tahu cara mengobati eksim secara alami.

Eksim Basah, Kering Dan Penyebabnya

Eksim merupakan peradangan yang terjadi pada kulit luar. Biasanya terlihat kemerahan, gatal, ada penonjolan, ada gelembung berisi cairan, berair, terjadi pengerasan kulit atau penebalan kulit dan juga perubahan warna kulit.

Apabila anda mengalami hal seperti itu, maka anda menderita eksim. Eksim sendiri memiliki nama lain, yaitu dermatitis atopik. Dan eksim juga memiliki 2 tipe, yaitu tipe kering dan juga basah. Setiap tipe eksim memiliki cara mengobati eksim yang berbeda pula.

Cara mengobati eksim basah dan eksim kering
Gambar eksim basah dan eksim kering

Dermatitis atopik atau eksim merupakan pengertian sebagai berikut, dermatitis berarti peradangan yang terjadi pada kulit, dan atopic adalah penyakit yang terkait dengan sistem imun tubuh. Dan atopic memiliki berbagai macam bentuk seperti dermatitis atopic, asma serta biduran.Sering kali penyakit ini adalah penyakit yang diturunkan.

Apabila ada keluarga anda yang pernah atau sering mengalaminya, maka kemungkinan besar anda juga akan menderita penyakit ini. Sebenarnya sejak masih kecil, bahkan bayi hingga dewasa dan mungkin anda sudah pernah menderita penyakit eksim, namun bisa saja anda tidak pernah mengerti bahwa yang anda derita itu adalah eksim dan anda sebenarnya tahu cara mengobati eksim.

Seperti yang dijelaskan tadi, ada dua tipe eksim yaitu eksim kering dan eksim basah. Eksim kering merupakan peradangan pada kulit namun hanya berupa kulit kering, kulit yang mengelupas dan tidak mengeluarkan cairan apapun. Karena kondisi ini mirip dengan gejala penyakit neurodermatitis, terkadang dokter kesulitan untuk mendiagnosis penyakit tersebut.

Eksim kering juga bisa menyebabkan penebalan pada kulit. Biasanya penebalan ini terjadi karena garukan pada bercak kulit yang gatal. Akhirnya bagian kulit tersebut menjadi tebal dan kasar.Eksim kering dapat terjadi hingga berahun-tahun. Eksim yang seperti ini disebut dengan eksim kering kronis.

Biasanya disebabkan karena stress, penggunaan pakaian yang terlalu ketat dan juga gigitan serangga yang membuat kulit iritasi dan juga gatal.Namun jangan khawatir, karena ada cara mengobati eksim kering dengan cepat jadi anda tidak perlu mengobatinya dalam jangka waktu yang lama.

Eksim basah berbeda dengan eksim kering. Eksim basah disebut juga sebagai dermatitis numularis yang artinya adalah peradangan pada kulit dengan adanya lesi berbentuk bulat atau oval dan terlihat batas yang jelas. Biasanya terdapat kelainan pada kulit berupa bintil-bintil yang berisi cairan dan bisa pecah dengan mudahnya. Apabila terdapat luka pada kulit seperti luka bakar, gesekan atau luka karena gigitan serangga, eksim basah juga akan muncul.

Eksim basah lebih banyak diderita oleh pria dibandingkan dengan wanita. Dan banyak menyerang masyarakat berumur diatas 55 tahun. Penderita eksim basah akan merasakan gatal yang sangat luar biasa, timbul lesi yang berisi cairan. Lesi ini lama-lama akan membesar dan menyebar ke area kulit lainnya dan akan berbentuk bulat seperti koin. Ketika cairan pada lesi sudah mengering, nanti kulit akan menjadi berkerak dan akhirnya bersisik.

Belum ada penyebab pasti munculnya eksim basah, namun yang diketahui saat ini adalah kemungkinan besar eksim basah disebabkan oleh bakteri Staphylococcus dan Micrococcus. Karena pada area terbentuknya eksim basah, bakteri ini banyak ditemukan.

Walaupun terlihat mengerikan, jangan khawatir karena ada cara mengobati eksim, dan pastinya pengobatan untuk eksim basah dan kering sangat berbeda. Eksim basah bisa mengenai beberapa bagian tubuh seperti tangan, kaki dan juga punggung.Cara mengobati eksim di kaki dan area lainnya sama saja tidak ada bedanya karena sama-sama tipe eksim yang basah.

Pengobatan Eksim Kering Dan Eksim Basah

Seperti yang sudah dijelaskan tadi diatas, bahwa cara mengobati eksim tipe kering dan basah sangat berbeda. Karena penyebab dan gejalanya berbeda, pastinya pengobatannya juga berbeda.

Paket obat herbal eksim kering dan eksim basah eximtas kapsul bd de nature
Paket Eksim obat herbal, Kapsul BD & Eximtas De Nature

Untuk mengetahui cara mengobati eksim kering, anda harus berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter untuk mengetahui apakah penyakit kulit yang anda derita benar adalah eksim kering atau bukan. Jangan sampai salah mengobati, karena obat yang salah tidak akan membuat eksim kering yang anda alami sembuh, bisa-bisa eksim yang anda derita tidak akan sembuh tapi malah semakin parah. Ketika sudah yakin bahwa itu adalah eksim kering, dokter akan meresepkan obat. Berikut adalah beberapa obat yang biasa diresepkan oleh dokter.

1. Kortikosteroid Topikal

Ini adalah obat yang paling sering diresepkan. Anda tidak perlu meminum obatnya karena obat ini memiliki bentuk sediaan topikal yang akan dioleskan pada eksim kering anda. Sediaan topikal bisa berupa krim ataupun gel. Tujuan penggunaannya adalah untuk mengurangi radang pada kulit dan mengurangi rasa gatal yang ada derita.

Obat-obatan kortikosteroid dalam bentuk topikal tentunya lebih aman daripada bentuk sediaan yang harus diminum seperti tablet. Namun anda tidak boleh sembarangan membeli dan menggunakan obat ini tanpa anjuran dari dokter.

Beberapa contoh obat kortikosteroid adalah Clobetasol, Betamethasone Dipropionate 0.05%, Fluocinolone Acetonide 0.01-0.2%, Triamcinolone, Hydrocortisone valerate 0.2% dan juga Fluocinonide 0.05%.

2. Antipruritik

Antipuritik adalah salah satu cara mengobati eksim yang harus diminum. Obat ini mampu mengurangi rasa gatal dengan cara memblokir efek yang dihasilkan oleh histamin. Namun jika anda tidak bisa menelan obat, anda juga bisa meminta obat antipruritik yang topikal.

Untuk obat yang topikal, mengurangi rasa gatalnya dengan cara menstabilkan neuron dan mencegah transmisi impuls ke syaraf. Bisa disebut juga sebagai anastesi lokal.

Beberapa obat yang termasuk dalam golongan antipruritik adalah Diphenhydramine, Chlorpheniramine, Hydroxyzine dan juga Pramoksin.

3. Imunosupresi Topikal

Obat yang satu ini dapat mengurangi gatal dan peradangan dengan cara menekan pelepasan sitokin dari sel T dan menghambat pelepasan mediator. Obat imunosupresi dengan sediaan topikal bisa digunakan oleh orang dewasa dan juga anak-anak. Yang membedakan hanyalah konsentrasi obat yang diberikan.

Ini adalah pengobatan terakhir yang bisa dicoba, jadi apabila sebelumnya sudah mencoba kortikosteroid dan juga antipruritik namun gagal, anda bisa menggunakan obat imunosuresi. Contoh obat ini adalah Pimecrolimus dan Tacrolimus.

Cara mengobati eksim basah berbeda dengan eksim tipe kering. Untuk eksim basah, ketika mandi usahakan menggunakan sabun bayi, jangan sabun biasa. Dan ingat jangan menggunakan pakaian yang ketat dan berbahan kasar. Jangan terlalu lama berada di ruangan atau lingkungan yang lembab. Lindungilah kulit anda yang mengalami eksim basah dari gesekan, anda bisa membalutnya dengan perban. Untuk obat kimia, dokter biasanya meresepkan antibiotik dan juga anti platelet atau anti koagulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *